Monday, March 12, 2012

Tanpa Design


Pernah bayangkan dunia tanpa design? Baju2 pada 1 model semua, kaos2 gada gambarnya, mobil cuman kotak2 doang, brosur isinya tulisan & paragraf. Can you imagine? 

Pernah bertanya2 ngga? Kenapa ini mobil mahal banget? Kenapa tas tangan harganya sampe puluhan juta? Kenapa kaos "gitu doang" harganya amit-amit? Jawabannya gampang, itu harga sebuah design yang dibebankan ke produk yang dibuat. Kenapa koq harus dibebankan gitu? Karena orang2 pada umumnya kurang menghargai design / kurang tau harga sebuah design. Jadi para designer daripada harus ribut2 tarik urat leher sama customer, mendingan milih dibebankan ke produk jadi aja.

Kadang sebuah design dianggap remeh. Hanya karena seorang designer dapat menciptakannya dengan mudah, jadi orang2 menganggapnya "itu kan gampang". Tapi belum tentu orang itu bisa bikin, kalo kamu karyawan yang digituin bos, pengen rasanya bilang ke bos "anda mempekerjakan saya soalnya anda ga bisa kan?". Mungkin di negara2 maju seperti Jepang, Korea, Jerman, dan beberapa negara eropa lainnya designer akan sangat dihargai. Tapi di negara kita yang indah ini, masih jauh dari itu, nggak heran kalo banyak yang milih kerja di luar negeri atau di perusahaan asing. Belum masalah pembajakan, seolah2 nyontek karya orang atau copy paste karya orang itu sah2 aja, milik bersama anggapannya. Akui aja deh, saya juga begitu :p 

Mulailah menghargai design, mas2 yang membantumu di digital printing aja udah mulai pasang tarif, padahal beberapa tahun yg lalu masih free. Kalo punya teman yang punya kelebihan menggambar/design hargailah mereka, mereka ngga segitu nganggurnya untuk membantumu. Udah sukarela membantu tapi malah dibajak/diedit karyanya tanpa ijin, coba gimana rasanya? I can say There Aint No Such Thing As Free Lunch, semua di dunia ini ada balasannya. Kamu akan menuai apa yang kamu tabur.

Keep Your Lights On...

5 comments:

  1. Indonesia beli pesawat-pesawat bekas di luar negeri. Pesawat rongsokan ketinggalan jaman kayanya. Sampe banyak yg jatuh, astaghfirullah. Beli pesawat sukoi aja dipamer-pamerin. Padahal bangsa kita punya sang jenius Alm. BJ Habibie. Ilmunya yg mubazir di indonesia ini akhirnya dipake orang2 jerman. Dan Beliau tinggal disana. Ini salah satu contoh kurang dihargainya seorang designer.

    ReplyDelete
  2. betul sodara sarip, tapi BJ Habibie blm Alm :p

    ReplyDelete
  3. kunjungan gan.,.
    bagi" motivasi.,.
    kekurangan kita bukanlah sesuatu yang buruk .,..
    jadikanlah kekurangan kita sebagai kelebihan kita.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

    ReplyDelete